Bandung, Dikte.id | Kurang lebih sebulan terakhir, kawasan Pangalengan menjadi perbincangan hangat dan viral di berbagai media, baik elektronik, cetak, maupun online, termasuk di media sosial. Hal ini dipicu oleh teriakan dan keluhan para pemetik teh serta warga sekitar terkait dugaan perusakan lingkungan.
Sosok H. Sobana Khoerul turut menjadi sorotan publik di berbagai media. Kehadiran H. Khoerul disebut bertujuan menjaga lingkungan Pangalengan agar tetap hijau dan asri sebagai komitmen utamanya.
Menurut H. Khoerul, dirinya akan tetap teguh pada prinsip pelestarian lingkungan dengan terus melakukan penanaman pohon. Hal itu dilakukan meskipun masih terdapat oknum-oknum yang diduga melakukan penjarahan lahan produktif. Ia menegaskan akan tetap bersabar sembari menunggu kepastian hukum dari aparat penegak hukum (APH).
H. Khoerul juga menyampaikan apresiasi atas langkah hukum yang tengah dilakukan APH. Hal ini dibuktikan dengan telah ditetapkannya enam orang tersangka yang kini ditahan di Mapolresta Bandung, sebagaimana diberitakan sejumlah media. Hal tersebut disampaikannya pada Sabtu, 3 Januari 2026.
Ia berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas dan terukur terhadap para oknum yang melakukan perusakan lingkungan di wilayah Pangalengan, baik oleh jajaran Polresta Bandung maupun Polda Jawa Barat.
“Kami sebagai masyarakat akan selalu mendukung setiap langkah penegakan hukum yang dilakukan oleh APH, khususnya Kepolisian,” tegasnya.
H. Khoerul menambahkan, dirinya bersama masyarakat berkomitmen untuk terus menjaga kelestarian lingkungan serta mempertahankan keasrian dan kehijauan alam Pangalengan. ***






















