Dikte.id | Alex Eala berbagi cerita tentang kebangkitan tenis putri Asia Tenggara yang kini semakin kompetitif. Ia mengaku bangga bisa melihat dirinya bersama tiga petenis lain dari kawasan yang sama, termasuk Janice Tjen, tampil di babak utama turnamen WTA.
Petenis asal Filipina itu mengawali musim dengan impresif. Ia menembus perempat final WTA 1000 Dubai Championships, meraih medali emas di SEA Games 2025, serta menjadi juara WTA 125 Guadalajara Open 2025. Di Dubai, Eala bahkan sukses menumbangkan petenis peringkat delapan dunia, Jasmine Paolini.
Kini, pemilik nama lengkap Alexandra Eala itu bertengger di peringkat ke-31 dunia dan menjadi salah satu nama yang diperhitungkan di tur WTA. Terobosannya di Dubai juga mengingatkan publik pada kiprahnya di Miami Open 2025, saat ia melaju hingga semifinal dengan menyingkirkan sejumlah pemain top seperti Jelena Ostapenko, Madison Keys, dan Iga Swiatek.
Eala menyebut momen di Miami sebagai puncak kariernya sejauh ini. Menurutnya, keberhasilan menembus peringkat 100 besar dunia membuka banyak pengalaman baru dan membuatnya semakin bersemangat bersaing di level tertinggi.
Ia juga menegaskan bahwa tampil di tur WTA merupakan impiannya sejak lama. Meski sempat mengalami masa sulit, Eala melihat musim 2025 sebagai titik balik yang penuh hal positif.
Lebih dari sekadar pencapaian pribadi, Eala mencatat sejarah bagi tenis Filipina. Ia menjadi petenis Filipina pertama yang mencapai level WTA 1000 dan memenangi pertandingan Grand Slam, sekaligus menaklukkan beberapa pemain top 10 dan juara Grand Slam dalam satu turnamen.
Di sisi lain, anak asuh Joan Bosch itu menyadari perannya dalam mendorong perkembangan tenis di Asia Tenggara. Ia merasa bangga melihat empat petenis putri dari kawasan ini--dirinya, Janice Tjen, Mai Hontama, dan Lanlana Tararudee--mampu bersaing di babak utama turnamen besar.
Menurut Eala, kehadiran empat wakil Asia Tenggara di babak utama menunjukkan bahwa level tenis putri di kawasan ini semakin meningkat. Ia pun menikmati kebersamaan dengan para pemain tersebut dan berharap momentum kebangkitan ini terus berlanjut. ***