10
FEBRUARI 2026 03:06 WIB
WARTA DESA 26 Kali Dilihat

Dari Ayam Petelur, Awan Rukmawan Perkuat Ketahanan Pangan

Heri

Heri

Penulis

Dari Ayam Petelur, Awan Rukmawan Perkuat Ketahanan Pangan

Kab. Bandung, Dikte.id | Di balik sejuknya udara pegunungan Rancabali, sebuah ikhtiar sunyi terus tumbuh dan berbuah nyata. Bukan dari gedung megah atau proyek bernilai besar, melainkan dari kandang ayam petelur yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Alenda, Desa Alam Endah. Di sanalah komitmen Kepala Desa Alam Endah, Awan Rukmawan, menjelma menjadi bukti bahwa ketahanan pangan desa dapat diwujudkan secara nyata.

Sejak awal kepemimpinannya, Awan Rukmawan menempatkan ketahanan pangan sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat. Baginya, desa tidak boleh hanya menjadi konsumen, tetapi harus mampu menjadi produsen pangan yang mandiri dan berkelanjutan.

"Kami ingin masyarakat Desa Alam Endah tidak kesulitan pangan dan tidak terus bergantung pada pihak luar. Desa harus mampu memenuhi kebutuhannya sendiri sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warganya," ujar Awan Rukmawan, Kepala Desa Alam Endah, Senin (9/2/26).

Program peternakan ayam petelur yang dikelola BUMDes Alenda pun menjadi salah satu wujud konkret dari visi tersebut. Hingga kini, peternakan tersebut mampu menghasilkan sekitar 110 kilogram telur per hari, dengan tingkat produktivitas mencapai 94 persen. Telur-telur hasil produksi desa itu dipasarkan ke warung-warung di wilayah Alam Endah serta disuplai ke dapur SPPG dengan harga yang tetap mengikuti mekanisme pasar.

Bagi Awan Rukmawan, keberhasilan ini bukan hanya tentang capaian produksi, tetapi tentang perputaran ekonomi desa yang sehat dan berpihak pada masyarakat.

"Ketika pangan diproduksi oleh desa, lalu dikonsumsi oleh masyarakat desa sendiri, maka manfaat ekonominya juga kembali ke warga. Inilah yang kami jaga agar BUMDes benar-benar menjadi alat kesejahteraan, bukan sekadar formalitas," tegasnya.

Keseriusan Pemerintah Desa Alam Endah dalam mengawal program ini juga terlihat dari sistem pemeliharaan ternak yang disiplin dan profesional. Vaksinasi rutin dilakukan oleh dokter hewan dan tenaga ahli, disertai pemberian vitamin yang disesuaikan dengan kondisi ayam serta faktor cuaca di wilayah pegunungan Rancabali.

Upaya tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bandung. Kunjungan Kepala Dinas Pertanian, Ina Dewi Kania, menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan moral bagi pemerintah desa dan pengurus BUMDes Alenda untuk terus berbenah dan berkembang.

Menutup pernyataannya, Awan Rukmawan menyampaikan harapan besar agar program ketahanan pangan ini dapat terus ditingkatkan dan memberi manfaat yang lebih luas di masa mendatang.

"Ke depan kami berencana mengembangkan skala peternakan, memperkuat manajemen BUMDes, dan melibatkan lebih banyak masyarakat. Harapan kami sederhana, Desa Alam Endah bisa semakin mandiri secara pangan, ekonominya tumbuh, dan kesejahteraan warganya benar-benar dirasakan secara merata," pungkas Awan Rukmawan. ***

Tinggalkan Komentar

1000 Karakter tersisa

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!