Sumedang,
- Dalam rangka Quick Wins Polisi Bersama Masyarakat, Polres Sumedang memperkuat kedekatan dengan dunia pendidikan melalui program Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK). Kegiatan bertema: "Pelajar Hebat, Sekolah Bermartabat, Sumedang Aman, Indonesia Kuat", digelar di SMK Muhammadiyah 1, Jln Dano Lama 88 Sumedang Utara, Senin (19/10/2026).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kasi Humas Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya, memberikan pembinaan dan edukasi kamtibmas, serta menekankan bahwa keberhasilan pelajar tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik tetapi juga karakter dan integritas.
Atas arahan dan petunjuk Kapolres Sumedang, AKBP Dr. Reza Ma'ruffi, SH., S.I.K., MH, Kasi Humas memberikan materi guna membentuk karakter generasi muda disiplin, berakhlak mulia, taat hukum, memiliki keterampilan dan tanggung jawab dalam menghadapi tantangan masa depan.
Awang menyoroti tujuh pesan penting, yang meliputi kedisiplinan, pencegahan perundungan (bullying), bahaya narkoba/ miras, pencegahan tawuran/ geng motor, keselamatan berlalu lintas, literasi digital, dan pentingnya menghormati orang tua serta guru.
Perhatian khusus juga diberikan terhadap perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Pelajar diingatkan agar tidak mudah terpengaruh berita bohong, penipuan/ perjudian online, maupun ajakan melakukan tindakan negatif melalui media sosial.
"Anak-anakku sekalian, kalian adalah generasi penerus bangsa. Jadilah pelajar yang disiplin, jujur, menghormati guru dan orang tua, serta memiliki keberanian untuk menolak narkoba, bullying, tawuran, dan segala bentuk kekerasan. Tunjukkan keberanian melalui prestasi, bukan kekerasan." tegasnya.
Ia pun berharap, melalui program POLIDIK para pelajar menggunakan media sosial secara bijak dan bisa terbangun hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan lingkungan pendidikan.
"Gunakan media sosial dan kecerdasan buatan untuk belajar, berkarya, dan meraih prestasi. Jangan gunakan teknologi untuk menyebarkan hoaks, menghina orang lain, atau melakukan tindakan yang merugikan. Ingat, jejak digital hari ini dapat menentukan masa depan kalian," ditambahkan Awang.
Dalam kesempatan tersebut, para pelajar juga diingatkan mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas, termasuk penggunaan helm standar, kepatuhan terhadap aturan berkendara, serta larangan balap liar dan penggunaan knalpot yang tidak sesuai ketentuan.
Adapun, sebagai bagian dari edukasi kamtibmas, turut disosialisasikan *Call Center Polri 110* sebagai sarana pengaduan dan permintaan bantuan kepolisian.