30
OKTOBER 2026 11:48 WIB
BANDUNG 8 Kali Dilihat

Emma Dety Apresiasi Pasar Murah UMKM di Dispakan Kab. Bandung: Sudah Terkurasi, Halal, dan Harus Lebih Viral

Heri

Heri

Pewarta

Emma Dety Apresiasi Pasar Murah UMKM di Dispakan Kab. Bandung: Sudah Terkurasi, Halal, dan Harus Lebih Viral

Bandung, Logo - Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Hj. Emma Dety Permanawati, S.Pd.I., M.M., turun langsung belanja di Pasar Murah UMKM di halaman Dispakan Kabupaten Bandung, Jumat (30/10/26).

Pasar murah yang digelar tiap Jumat itu menjajakan berbagai produk unggulan UMKM Kabupaten Bandung. Mulai dari sayuran segar hingga makanan olahan tangan para pelaku usaha lokal.

Hj. Emma Dety yang juga istri Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS) mengaku sangat mengapresiasi keberadaan pasar tersebut.

"Tentunya kita apresiasi dengan adanya pasar murah UMKM yang biasa tiap Jum'at berjualan di depan gedung Dispakan ini adalah salah satu upaya pemerintah kabupaten dalam mengangkat para pelaku UMKM untuk bisa lebih dikenal," kata Emma Dety.

Menurut Emma, lokasi pasar yang berada di pusat Pemkab Bandung sangat strategis. Apalagi setiap Jumat Pemkab menggelar Car Free Day (CFD) di lingkungan Pemda, dan warga masyarakat banyak yang melaksanakan aktivitas olahraga pagi di Lapangan Upakarti Soreang.

"Apalagi setiap hari Jumat ini kita kan ada CFD yang berlaku di lingkungan Pemda. Semoga warga masyarakat yang kebetulan atau sengaja melaksanakan olah raga pagi di lapangan Upakarti alangkah baiknya mampir untuk belanja di pasar murah UMKM ini," ujarnya.

Emma juga menekankan agar tidak hanya warga yang belanja, tapi seluruh ASN di lingkungan Pemkab Bandung juga ikut mendukung.

"Dan saya tekankan bukan cuma warga saja yang belanja tapi sebisa mungkin seluruh ASN bisa belanja produk-produk unggulan UMKM ini. Dan semoga dengan adanya pasar UMKM ini dapat lebih dikenal atau lebih viral di kenal masyarakat," tegasnya.

Emma memastikan produk yang dijual di pasar ini sudah terjamin mutu dan kehalalannya. Pasalnya, tidak semua UMKM bisa langsung berjualan di sana. Harus melalui proses kurasi ketat.

"Karena ini sudah teruji dan halal untuk dikonsumsi, karena para pelaku UMKM ini sebelum bergabung di sini harus melalui proses terlebih dahulu, jadi tidak serta-merta semua para pelaku UMKM bisa dagang di sini, itu ada dulu kurasi bagaimana keamanan termasuk packaging-nya juga harus pada bagus," jelasnya.

"Packaging nya ngak boleh yang jelek apalagi asal-asalan supaya nantinya menarik dan memancing hasrat untuk bisa dibeli oleh masyarakat," sambung Emma.

Ke depan, Emma berharap para pelaku UMKM terus berinovasi. Tidak hanya soal rasa dan bentuk makanan, tapi juga cara berjualan.

"Saya berharap para pelaku UMKM ini terus melakukan inovasi, Karena sekarang ini kan udah zamannya begitu luar biasa inovasi ini tidak hanya bentuk makanannya tapi mereka juga melakukan inovasi bisa berdagang melalui online," ujarnya.

Emma mengaku senang karena beberapa UMKM di Kabupaten Bandung sudah melek digital dan bekerjasama dengan berbagai platform marketplace.

"Dan memang ada beberapa para pelaku UMKM ini sudah melakukan kerjasama baik itu dengan Shopee, GoFood, atau aplikasi-aplikasi marketing lainnya," pungkasnya.*

Tinggalkan Komentar

1000 Karakter tersisa

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!