06
NOVEMBER 2026 13:37 WIB
WARTA DESA 24 Kali Dilihat

Galih Hendrawan Terpilih Pimpin APDESI Kabupaten Bandung, Ajak Kepala Desa Perkuat Sinergi dan Kebersamaan

Heri

Heri

Pewarta

Galih Hendrawan Terpilih Pimpin APDESI Kabupaten Bandung, Ajak Kepala Desa Perkuat Sinergi dan Kebersamaan

Bandung, Logo - H. Galih Hendrawan, S.Ip., M.M., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh kepala desa se-Kabupaten Bandung atas partisipasi, dukungan, serta kepercayaan yang diberikan kepadanya hingga terpilih sebagai Ketua APDESI Kabupaten Bandung periode 2026-2031. Pemilihan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Cabang (Muscab) VI DPC APDESI Kabupaten Bandung di Gedung Mohammad Toha, Kabupaten Bandung, Jumat (6/11/2026).

Galih menegaskan bahwa kepercayaan yang diterimanya bukan sekadar sebuah amanah organisasi, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh komitmen. Menurutnya, keberhasilan APDESI ke depan tidak ditentukan oleh satu orang pemimpin, tetapi oleh kekuatan kebersamaan seluruh kepala desa.

Ia pun mengajak seluruh kepala desa untuk kembali merapatkan barisan, mengesampingkan perbedaan selama proses pemilihan, serta menjadikan Muscab VI sebagai momentum memperkuat persatuan dan soliditas organisasi.

Galih juga menekankan pentingnya membangun sinergi yang nyata antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, Pemerintah Kabupaten Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hingga pemerintah pusat. Kolaborasi lintas pemerintahan tersebut dinilai menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat desa.

Menurutnya, setiap desa memiliki potensi, kebutuhan, dan tantangan yang berbeda. Karena itu, kepala desa dituntut mampu membangun komunikasi, memperkuat koordinasi, serta menyelaraskan program pembangunan agar kebijakan yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

"APDESI harus menjadi wadah pemersatu dan ruang komunikasi bagi seluruh kepala desa. Kita harus saling mendukung, saling menguatkan, dan bersama-sama membangun desa. Tujuan kita bukan hanya kemajuan organisasi, tetapi bagaimana pembangunan di setiap desa dapat berjalan lebih baik," demikian pesan Galih.

Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat menjadi kekuatan untuk mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih BEDAS, maju, dan berkelanjutan, sekaligus berkontribusi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Namun, di balik kebahagiaan atas kepercayaan yang diterimanya, tersimpan duka mendalam di tengah keluarga Galih Hendrawan. Sebelum pelaksanaan Muscab VI dan pemilihan Ketua APDESI Kabupaten Bandung, orang tua atau mertua Galih telah berpulang ke rahmatullah.

Kabar duka tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan Galih dalam menerima amanah baru. Di tengah suasana bahagia dan harapan besar terhadap kepemimpinan organisasi, ia juga tengah menghadapi kehilangan anggota keluarga tercinta.

Melalui kesempatan tersebut, Galih memohon doa dari seluruh kepala desa dan keluarga besar APDESI Kabupaten Bandung agar almarhum mendapatkan ampunan atas segala dosa, diterima seluruh amal ibadahnya, dilapangkan alam kuburnya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa sebuah amanah kepemimpinan bukan hanya tentang jabatan dan kepercayaan, tetapi juga tentang tanggung jawab, ketulusan, serta kemampuan menjaga kebersamaan dalam berbagai keadaan.

Bagi Galih, terpilihnya sebagai Ketua APDESI Kabupaten Bandung merupakan awal dari tanggung jawab bersama. Sebab, kemajuan desa tidak mungkin dibangun oleh satu orang, melainkan melalui persatuan, kolaborasi, dan komitmen seluruh elemen pemerintahan desa.

Tinggalkan Komentar

1000 Karakter tersisa

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!