BANDUNG,
-- Nama H. Asep Sahrial, yang akrab disapa Kang Awing, bukanlah sosok asing di kalangan insan pers Kabupaten Bandung. Sebagai wartawan senior, ia telah melewati perjalanan panjang dalam dunia jurnalistik dan turut mengawal dinamika pemerintahan Kabupaten Bandung dari masa ke masa.
Rekam jejaknya dalam dunia kewartawanan telah teruji lintas kepemimpinan daerah, mulai dari era Bupati H. Obar Sobarna, H. Dadang Naser, hingga pemerintahan saat ini di bawah kepemimpinan Bupati H. Dadang Supriatna.
Selama perjalanan kariernya, Kang Awing dikenal sebagai salah satu figur pers yang konsisten menjalankan fungsi jurnalistik, baik dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat maupun mengawal berbagai program dan kebijakan pemerintah. Baginya, pers tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menjalankan fungsi kontrol sosial melalui kritik yang konstruktif dan berimbang.
Sikap kritis tersebut menjadi bagian dari karakter jurnalistik yang selama ini melekat pada dirinya. Kang Awing dikenal berani menyampaikan kritik tajam terhadap kebijakan yang dinilai kurang tepat atau tidak sesuai dengan kepentingan publik. Namun, kritik tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas publik.
Pengalaman panjangnya di dunia pers juga menjadi modal penting dalam membangun hubungan antargenerasi jurnalis. Berbagai pengalaman dan wawasan yang dimilikinya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wartawan muda, khususnya dalam menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta menjunjung tinggi etika dan profesionalisme jurnalistik.
Kini, seiring munculnya dorongan dan dukungan dari sejumlah kalangan serta tokoh wartawan, Kang Awing menyatakan kesiapan untuk melangkah dalam kontestasi pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung. Langkah tersebut didorong oleh keinginan untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia pers, serta membawa organisasi kewartawanan ke arah yang lebih maju dan profesional.
Dalam pencalonannya, Kang Awing mengusung semangat pembaruan dengan menitikberatkan pada peningkatan keterampilan, kualitas, dan profesionalisme jurnalis. Ia berharap insan pers Kabupaten Bandung mampu tampil semakin kompeten, berintegritas, serta mengedepankan akurasi, transparansi informasi, dan kepentingan masyarakat.
Upaya tersebut juga diarahkan untuk merangkul seluruh kalangan wartawan yang tergabung dalam PWI Kabupaten Bandung. Dengan demikian, organisasi tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya para jurnalis, tetapi juga ruang bersama untuk belajar, bertukar gagasan, memperkuat solidaritas, dan meningkatkan kapasitas profesi.
Bagi Kang Awing, momentum pemilihan Ketua PWI Kabupaten Bandung menjadi kesempatan penting untuk memperkuat kebersamaan di tengah dinamika dunia pers yang terus berkembang. Ia memandang bahwa kemajuan organisasi harus dibangun melalui keterbukaan, komunikasi yang sehat, serta komitmen bersama dalam menjaga marwah dan independensi pers.
Dengan pengalaman panjang dan karakter kritis yang dimilikinya, Kang Awing berharap dapat berkontribusi lebih besar bagi kemajuan insan pers di Kabupaten Bandung. Ia ingin menjadikan PWI sebagai rumah bersama yang nyaman, inklusif, dan produktif bagi seluruh anggotanya, sekaligus mendorong lahirnya jurnalis yang semakin profesional, berdaya saing, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Pada akhirnya, kemajuan PWI Kabupaten Bandung bukan hanya ditentukan oleh siapa yang terpilih sebagai ketua, melainkan juga oleh kesediaan seluruh anggotanya untuk bersatu, menjaga integritas, dan bekerja bersama demi masa depan pers yang lebih baik. ***