Bandung,
-- Pemerintah Kabupaten Bandung terus memperkuat upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya di bidang pendidikan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau Kang Dadang Supriatna (KDS), adalah menghibahkan gedung bekas RSUD Soreang kepada Dinas Pendidikan untuk dimanfaatkan sebagai fasilitas pendidikan.
Kini, gedung tersebut digunakan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar siswa SMP Negeri 5 Soreang. Sebelumnya, para siswa harus menumpang di SDN Cibiru, Desa Soreang, Kecamatan Soreang, karena sekolah tersebut belum memiliki gedung sendiri.
Bupati Bandung, KDS, mengatakan proses terkait pemanfaatan gedung tersebut sedang berjalan, katanya usai pelaksanaan upacara hari santri yang diselenggarakan di lapang Upakarti, Kamis (22/10/26).
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan sarana pendidikan sekaligus memastikan aset milik daerah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat.
Pemanfaatan gedung bekas rumah sakit ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak selalu harus dimulai dengan mendirikan bangunan baru. Melalui pengelolaan aset yang tepat, fasilitas yang tersedia dapat dialihfungsikan untuk menjawab kebutuhan mendesak, termasuk menyediakan ruang belajar bagi para siswa.
Bagi SMPN 5 Soreang, keberadaan gedung tersebut menjadi langkah penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan yang lebih tertata. Ketersediaan tempat belajar yang memadai diharapkan dapat menunjang aktivitas siswa dan guru, sekaligus menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih kondusif.
Upaya ini sejalan dengan komitmen Pemkab Bandung untuk meningkatkan IPM melalui penguatan sektor pendidikan. Sebab, pembangunan manusia tidak hanya berkaitan dengan akses terhadap sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan fasilitas dan layanan pendidikan yang memungkinkan peserta didik berkembang secara optimal.
Peningkatan IPM bidang pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah. Melalui akses pendidikan yang semakin baik, generasi muda diharapkan memiliki pengetahuan, keterampilan, dan daya saing untuk menghadapi tantangan sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan Kabupaten Bandung.
Di sisi lain, pemanfaatan gedung bekas RSUD Soreang mencerminkan pentingnya tata kelola aset daerah yang berorientasi pada manfaat. Bangunan yang tidak lagi digunakan untuk fungsi sebelumnya tetap dapat memberikan nilai strategis ketika dialihkan untuk memenuhi kebutuhan publik yang lebih mendesak.
Langkah KDS ini diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bandung. Dukungan terhadap sarana pendidikan perlu terus diiringi dengan peningkatan kualitas pembelajaran, tenaga pendidik, serta pemerataan kesempatan belajar bagi seluruh masyarakat.
Kepala UPT Baleendah, Wujud Komitmen DPUTR Kab. Bandung, Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Dasar
Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Ketika gedung bekas rumah sakit beralih fungsi menjadi tempat belajar, aset daerah tidak hanya memperoleh kehidupan baru, tetapi juga mengambil bagian dalam menyiapkan generasi penerus dan memperkuat fondasi peningkatan IPM Kabupaten Bandung.