GARUT, Dikte.id | Diah Kurniasari dan Yudha Puja Turnawan Anggota DPRD Garut dari komisi IV menjenguk Lansia Ibu Sopiah dan Ibu Emes warga Kampung Tanjung Kelurahan Kota Wetan Garut Kota, Garut yang membutuhkan uluran tangan.
Mudah-mudahan kunjungan kami berdua kesini dapat membuat satu kebahagian buat beliau bersama keluarga paling tidak saya dan Pak Yudha hari ini dari komisi IV sudah sepantasnya hadir di tengah masyarakat apalagi kita wakil masyarakat sekali lagi mudah-mudahan kehadiran kami membawa sedikit kebahagian buat mereka," kata Diah Kurniasari, Rabu (18/3/2026).
Kondisi mereka, imbuh dia, sudah lansia kesehatan menurun apalagi emak Emes sudah pikun, ya sepantasnya pemerintah memperhatikan mereka.
Menurut dia, seharusnya mereka di masa tua bahagia tapi berhubung karena faktor ekonomi .
"Seharusnya mereka dirawat di rumah sakit. Ya ini suatu keprihatinan kita banyak lansia yan benar-benar perlu diperhatikan, ya seperti itu," ujarnya.
Sementara itu Yudha mengatakan kalau mengacu pada undang-undang nomer 13 tahun 1998 tentang kesejahteraan lansia dan Perda nomer 11 tahun 2023 tentang penyelenggaaraan kesehatan kesejahteraan sosial.
Menurut Yudha, usia rentan seperti ibu Sopiah dan ibu Emes harus mendapat perlindungan sosial, mereka kata Yudha, memerlukan pelayanan sosial terlebih mereka dikatagorikan du'afa.
"Kebetulan kalau ibu Sopiah tadi yang dikunjungi pertama memliki anak disabilitas. Ini memerlukan pelayanan kesejahteraan sosia," katanya.
Terlebih, dikatakan dia, Ibu Sopiah dan anaknya yang disabilitas tidak mendapat bantuan seperti BPMT, PKH lansia. Walaupun, kata Yudha, dari pihak pemerintah kelurahan sudah mengusulkan mengenai hal itu.
Yudha mengingatkan pada Pemda Garut untuk mengoftimalkan pendaan CSR untuk membantu kelompok lemah seperti Ibu Emes dan Ibu Sopiah.
"Saya harap Bupati Garut segera membentuk Forum Tanggung Jawab Program Lingkungan Sosial agar dana-dana dari CSR bisa terarahkan ke orang yang membutuhkan dengan keterbatasan piskal yang ada," tandasnya. ***