03
NOVEMBER 2026 21:15 WIB
BANDUNG 6 Kali Dilihat

Pemkab Bandung Perkuat Kolaborasi dengan Forum HRD untuk Tingkatkan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Hamdan

Hamdan

Pewarta

Pemkab Bandung Perkuat Kolaborasi dengan Forum HRD untuk Tingkatkan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

BANDUNG, Logo - Pemerintah Kabupaten Bandung menerima audiensi pengurus dan jajaran Forum Human Resources Development (HRD) Kabupaten Bandung di Kantor Bupati Bandung, Soreang, Selasa (3/11/2026).

Audiensi sekaligus silaturahmi tersebut menjadi langkah awal konsolidasi kepengurusan baru Forum HRD. Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) serta peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS), menyambut baik kehadiran kepengurusan baru Forum HRD. Menurutnya, Forum HRD memiliki peran strategis sebagai wadah bagi praktisi dan pimpinan HRD dari berbagai perusahaan maupun organisasi untuk bertukar informasi, pengalaman, serta pengetahuan di bidang ketenagakerjaan.

"Sesuai dengan tujuan Forum HRD adalah sebagai wadah berkumpulnya praktisi dan pimpinan HRD atau SDM dari berbagai perusahaan atau organisasi yang saling bertukar informasi, pengalaman, serta pengetahuan mengenai tenaga kerja," ujar KDS.

Ia berharap keberadaan Forum HRD dapat turut menjaga stabilitas daerah, membantu pemulihan perusahaan yang menghadapi tekanan usaha, serta memastikan keberlanjutan investasi di Kabupaten Bandung.

"Dengan hadirnya Forum HRD, insyaallah Forum HRD bisa membantu untuk memulihkan kembali perusahaan-perusahaan yang tentunya hampir sempat terpuruk, bisa bangkit kembali, sehingga investasi bisa berlanjut dan berkembang," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, KDS juga menegaskan komitmen Pemkab Bandung untuk mendorong penciptaan lapangan kerja dan wirausaha minimal 10.000 orang setiap tahun.

Untuk mendukung target tersebut, ia mendorong Forum HRD agar berkolaborasi langsung dengan pemerintah daerah dalam mempersiapkan tenaga kerja sesuai kebutuhan industri. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah optimalisasi penyerapan tenaga kerja lokal, khususnya warga Kabupaten Bandung.

"Saya berharap tenaga kerja ini dengan memasukkan tenaga kerja lokal, baik yang khusus atau asli orang Kabupaten Bandung," tuturnya.

KDS juga membuka peluang bagi Forum HRD untuk memanfaatkan fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Bandung guna meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja sesuai kebutuhan perusahaan.

Sejumlah fasilitas pelatihan telah tersedia, mulai dari bidang otomotif, bahasa, komputer, digitalisasi, hingga perbengkelan.

"Kalau seandainya Forum HRD mau menggunakan BLK, disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan masing-masing, tinggal komunikasi dengan Dinas Tenaga Kerja. Nanti bisa rekrut, bisa latih dulu," jelasnya.

Ia meminta Forum HRD berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan untuk menyampaikan kebutuhan tenaga kerja, jenis keterampilan yang diperlukan, hingga kebutuhan peralatan pelatihan. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat menyiapkan fasilitas pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

"Boleh, silakan. Nanti akan saya siapkan untuk alat-alatnya sehingga nanti pas masuk kepada perusahaan itu sudah siap pakai," tegas KDS.

Tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi dan penyerapan tenaga kerja, Pemkab Bandung juga berupaya memperhatikan aspek kesejahteraan pekerja, khususnya terkait kebutuhan tempat tinggal.

Dalam hal ini, pemerintah daerah membuka peluang kerja sama dengan dunia usaha untuk penyediaan rumah subsidi maupun pembangunan rumah susun bagi karyawan yang belum memiliki tempat tinggal. Beberapa kawasan yang menjadi perhatian di antaranya Banjaran dan Pameungpeuk.

"Hak daripada karyawan itu harus mempunyai tempat tinggal. Tentunya pemerintah melalui programnya Pak Presiden, tiga juta rumah, ini kita harus bisa nangkap. Dan saya siap untuk melakukan, memfasilitasi dalam rangka ketersediaan rumah," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Forum HRD Kabupaten Bandung, Aheng Herwinto, menyampaikan bahwa kepengurusan baru memiliki dua agenda utama, yakni memperkuat konsolidasi internal organisasi serta meningkatkan peran Forum HRD sebagai mitra strategis Dinas Ketenagakerjaan.

"Intinya dua poin, pertama konsolidasi dulu di internal, yang keduanya, supaya organisasi ini ke depan lebih eksis lagi di Kabupaten Bandung, lebih baik lagi dari yang sebelumnya," ujarnya.

Ia menambahkan, Forum HRD berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menciptakan iklim investasi dan iklim usaha yang kondusif di Kabupaten Bandung.

Melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha, Forum HRD diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam menyiapkan SDM yang kompeten, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. ***

Tinggalkan Komentar

1000 Karakter tersisa

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!