04
FEBRUARI 2026 08:44 WIB
REGIONAL 191 Kali Dilihat

Polres Sumedang Gelar Ops Keselamatan Lodaya 2026 dan Ramp Check TTA Ciakar Sumedang

Gani

Gani

Pewarta

Polres Sumedang Gelar Ops Keselamatan Lodaya 2026 dan Ramp Check TTA Ciakar Sumedang

Sumedang, Logo | Sebagai upaya menciptakan Kamseltibcar Lantas khususnya dalam menyambut pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang Polda Jawa Barat, tengah menggelar Operasi Keselamatan Lodaya 2026 yang berlangsung mulai 2 hingga 15 Februari 2026.

"Kita rutin melaksanakan Ops Keselamatan untuk pra Ops Ketupat yang sebentar lagi kita hadapi," ujar Kasat Lantas Polres Sumedang, AKP Agus Sukaedi Suryana, S.H., M.H, saat menggelar Operasi Keselamatan Lodaya di titik Terminal Ciakar Sumedang, Rabu 4 Februari 2026.

Menurutnya, jajaran Polres Sumedang tengah memberlakukan tilang elektrik dan sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) Statis, hasil kolaborasi dengan Polda Jabar dan dukungan penuh Pemda Sumedang, yang beroperasi di wilayah Jatinangor.

"Korlantas Polres Sumedang melalui Ditlantas Polda Jabar, ada alat dan aplikasi ETLE (sistem penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi) yang digunakan untuk merekam pelanggaran secara otomatis tanpa interaksi langsung antara petugas dan pelanggar," ungkapnya.

Sisi lain, sebutnya, Ramp Check juga dilakukan Satlantas dan Dinas Perhubungan (Dishub)--merupakan pemeriksaan rutin teknis terhadap kelaikan kendaraan angkutan barang/logistik, dan terutama pada operasi mobile angkutan umum (bus, angkutan antarkota, pariwisata) guna memastikan kelayakan jalan.

"Dibawah intruksi Kapolres Sumedang, prioritas kita utamakan bagi kenyamanan dan keselamatan para penumpang sampai ketujan. Kami bersama instansi terkait, selalu mengingatkan pihak PO bus agar bisa mengecek kembali kelayakan kendaraan tersebut," tegasnya.

"Alhamdulillah, kita bareng Kementerian Perhubungan TTA Ciakar Sumedang, barusan melaksanakan inspeksi keselamatan (ramp check) untuk kelayakan dua unit bus secara administrasi surat-surat maupun administrasi fisik (rem, ban, dll)," ditambahkan Agus. ***

Tinggalkan Komentar

1000 Karakter tersisa

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!