Bandung,
| Data penerima gaji dan tunjangan ASN pada Dinas Pertanian Kabupaten Bandung menuai tanda tanya. Dalam Laporan Kinerja Triwulan I 2026, realisasi penerima tercatat 299 orang per bulan, sementara target hanya 190 orang.
" Ada selisih 109 orang atau sekitar 57 persen di atas target? ".
Padahal, Belanja Pegawai 2026 tercatat sekitar Rp25,9 miliar, turun dari sekitar Rp41,6 miliar pada 2025.
Lantas, dari mana angka 299 penerima itu? Apakah jumlah pegawai bertambah, ada perubahan komponen tunjangan, atau terdapat perbedaan dasar penghitungan?
DPRD Jangan Pura-Pura Tidak Tahu, Publik Tagih Keberpihakan Wakil Rakyat Terhadap Perlindungan Anak
Euis Salah sorang Kepala Bidang yang mendampingi Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Yayan Agustian, mengatakan data tersebut sudah sesuai dan bukan kesalahan input, Tegasnya.
Namun, penjelasan mengenai selisih target dan realisasi tersebut masih menjadi pertanyaan??.
Karena Hal itu muncul pada anggaran RPH Baleendah. Setelah sekitar Rp416,7 juta dialokasikan untuk rehabilitasi IPAL pada 2025, pada 2026 kembali muncul anggaran sekitar Rp255 juta untuk kegiatan terkait RPH.
Ketika dikonfirmasi Sekretaris Dinas Pertanian, Yayan menyatakan pembangunan RPH telah selesai, tuturnya.
Akan tetapi berdasarkan hasil penelusuran redaksi ternyata bangunan RPH itu diduga belum sepenuhnya tuntas pembangunannya? .* ( Heri / Hamdan )