BANDUNG, Dikte.id-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung menggelar tes fisik bagi para atlet yang dipersiapkan menghadapi Porprov XV Jawa Barat 2026. Kegiatan ini berlangsung di gedung indoor Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, dan diikuti sekitar 400 atlet dari berbagai cabang olahraga.
Dalam pelaksanaannya, tim dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) turut dilibatkan sebagai penguji tes fisik. Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kabupaten Bandung, Dian Kurniawan, menjelaskan bahwa tes fisik atau physical test dilakukan untuk mengukur kesiapan atlet dalam menghadapi Porprov XV yang akan digelar di Bogor.
Ia menambahkan, para atlet saat ini merupakan hasil pembinaan sejak tahun 2025, sehingga kondisi fisik mereka perlu dievaluasi kembali. Hal ini penting untuk memastikan stamina dan performa atlet tetap optimal menjelang pertandingan. Apalagi, Kabupaten Bandung menargetkan raihan 100 medali emas pada ajang tersebut.
Ketua KONI Kabupaten Bandung, H.Yana Suryana, menyampaikan bahwa tes fisik menjadi langkah penting dalam mengukur kesiapan atlet. Ia mengimbau seluruh cabang olahraga agar memastikan atletnya mengikuti tes yang digelar di kompleks Gymnasium Stadion Si Jalak Harupat.
"Tes fisik ini menjadi bagian dari upaya mendukung target prestasi di Porprov. Kami berharap hasilnya dapat memberikan gambaran kesiapan atlet untuk bertanding pada 7-20 November mendatang," ujarnya.
Yana, yang dikenal dengan julukan Ustad Persib, juga mengungkapkan rasa syukur karena kegiatan ini tetap dapat terlaksana meskipun dengan keterbatasan anggaran. Sebanyak 400 atlet dari 58 cabang olahraga berhasil mengikuti tes tersebut.
Sementara itu, Ketua Cabang Olahraga Binaraga, H. Berry, mengapresiasi langkah KONI Kabupaten Bandung. Ia menilai tes fisik merupakan prosedur penting bagi atlet sebelum bertanding, bahkan menjadi standar evaluasi kesehatan dan kesiapan fisik.
Menurutnya, tes fisik mencakup pemeriksaan menyeluruh dari kepala hingga kaki untuk mendeteksi kondisi kesehatan, memantau kebugaran, serta mencegah potensi masalah medis. Selain itu, tes ini juga mengukur kekuatan, kelincahan, dan daya tahan melalui berbagai latihan seperti lari, sit-up, dan push-up.
Ia menambahkan, beberapa atlet binaraga yang mengikuti tes merupakan peraih medali emas dan perak pada Porprov sebelumnya, bahkan ada yang pernah tampil di ajang PON Aceh/Sumut.