Bandung,
| Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Rajiv, menyerahkan puluhan unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada Kelompok Tani (Poktan) di Kabupaten Bandung, Jumat (16/10/2026).
Penyerahan bantuan aspirasi ini dipusatkan di Gedung Oriza Sativa, Dinas Pertanian Kabupaten Bandung.
Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat ketahanan pangan regional sekaligus menyukseskan program nasional.
Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, mengapresiasi komitmen legislator pusat tersebut. Menurutnya, modernisasi peralatan tani sangat krusial dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat.
"Program ini merupakan sarana prasarana vital bagi pelaku usaha di bidang pertanian untuk menunjang program prioritas pemerintah," ujar Ali Syakieb dalam sambutannya di lokasi.
Ali menambahkan, pasokan pangan ke depan membutuhkan volume yang sangat besar. " Saalah satunya Makan Bergizi Gratis yang membutuhkan ratusan bahkan ribuan ton beras untuk memenuhi pasokan ke depan," lanjutnya.
Karena itu, ia meminta para petani memaksimalkan fasilitas yang ada.
" Kami berharap bantuan alsintan ini dimanfaatkan optimal oleh kelompok tani untuk meningkatkan hasil produksi beras," tegas Ali.
Di tempat yang sama, Rajiv menegaskan bahwa seluruh bantuan tersebut murni bersumber dari anggaran negara yang disalurkan melalui jalur aspirasi kedewanan miliknya.
Ia pun memberikan peringatan keras agar alat-alat modern tersebut tidak disalahgunakan. " Bantuan ini merupakan bantuan dari pemerintah melalui aspirasi saya," ujar Rajiv.
Ia mengingatkan dengan tegas agar tidak ada pihak yang berani mengomersialkan alat bantuan ini.
"Bantuan tersebut jangan disalahgunakan ataupun diperjualbelikan," cetus legislator Nasdem tersebut.
Sebab, fungsi utama dari alat ini adalah untuk mendongkrak performa sektor pertanian lokal. Kaarena bantuan alsintan murni untuk para kelompok tani sebagai penunjang produksi pertanian. Semoga bermanfaat, imbuh Rajiv.
Manfaat nyata dari program ini dirasakan langsung oleh petani di akar rumput.
Menurut Ketua Kelompok Tani Boemi Kasih dari Desa Mandalawangi, Kecamatan Pacet, Yusak Rohman Nurhakim, menyampaikan rasa terima kasihnya karena perhatian tersebut menyentuh langsung kebutuhan petani kecil.
"Kami berterima kasih atas bantuan alat pertanian seperti pompa air dan traktor ini," ungkap Yusak.
Yusak membeberkan bahwa ini bukan kali pertama kelompoknya menerima uluran tangan dari legislator pusat tersebut.
" Kelompok kami menerima bantuan pompa air untuk yang kedua kalinya," katanya.
Bahkan, bantuan sektor lain juga sempat mereka rasakan dan berhasil mendongkrak ekonomi anggota.
Sebelumnya, dari Kang Rajiv kami juga mendapat bantuan bibit ayam yang Alhamdulillah sampai saat ini berkembang dan menambah penghasilan kelompok, papar Yusak.
Melihat dampak positif tersebut, Yusak berharap sinergi ini tidak berhenti di tengah jalan. " Kami berharap program seperti ini berkelanjutan," pintanya.
Sebagai bentuk timbal balik, para petani siap memberikan modal politik bagi sang legislator. Dan kami siap mendukung penuh agar Bang Rajiv bisa kembali duduk di dewan untuk periode kedua, pungkas Yusak.
Sebagai informasi, bantuan Alsintan tahap awal yang disalurkan melalui Dinas Pertanian Kabupaten Bandung ini meliputi:
* 6 unit traktor roda empat
* 11 unit traktor roda dua
* 5 unit rice transplanter (mesin penanam padi)
* 2 unit power thresher (mesin perontok padi)
* 16 unit pompa air
Sinergi kuat antara DPR RI, Pemerintah Daerah, dan kelompok tani ini diharapkan mampu mendongkrak produktivitas gabah secara signifikan sekaligus mengamankan rantai pasok pangan jangka panjang.*